Apel Operasi Ketupat Jaya 2025 tingkat Kota Bekasi di Taman Patriot 

module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Hdr; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Bekasi Kota – Wali Kota Bekasi Dr.Tri Adhianto didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani S.I.K M.P.M dan Kasdim Kodim 0507/Bekasi Letkol Czi Erlangga Perdana Gassing, S.Hub.Int memimpin Apel Operasi Kepolisian Ketupat Jaya 2025 tingkat Kota Bekasi di Taman Patriot, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, pada Kamis 20/03/2025 sore.

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Bacaan Lainnya

Komandan Apel, AKP Parwoto jabatan Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dengan apel diikuti oleh personel gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Bekasi, Dinas Perhubungan, Damkar, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, serta Pramuka Saka Bhayangkara. Selain itu, hadir pula Wakil Wali Kota Bekasi, para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota, Kapolsek jajaran, Kepala Jasa Raharja Bekasi serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bekasi.

Rangkaian kegiatan Apel diawali dengan penyematan pita tanda personil Operasi Ketupat Jaya 2025 yang langsung disematkan Wali Kota Bekasi kepada tiga perwakilan terdiri dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bekasi menyampaikan pesan tertulis dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang. Jumlah ini diperkirakan bisa meningkat seiring pengalaman tahun sebelumnya.

Untuk mendukung kelancaran mudik, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan, seperti diskon tarif tiket transportasi, diskon tarif tol, kebijakan work from anywhere, serta perpanjangan libur sekolah.

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sedangkan arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025,”ujar Tri Adhianto.

Polri bersama TNI dan berbagai stakeholder akan menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”. Operasi ini akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 di delapan Polda prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.

Sebanyak 164.298 personel gabungan akan ditempatkan di 2.835 pos yang terdiri dari 1.739 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu. Mereka akan mengamankan 126.736 objek vital, termasuk masjid untuk salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Selain itu, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, dan pengaturan di jalur penyeberangan laut.

“Pedomani pelaksanaan SKB ini dan sosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran media,” tegas Tri Adhianto.

Adapun rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan antara lain sistem ganjil-genap, contraflow, dan one-way system, yang akan dioptimalkan dengan analisis CCTV dan laporan petugas di lapangan.

Selain pengamanan lalu lintas, Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM selama periode mudik.

Lakukan monitoring pasokan dan fluktuasi harga, pastikan distribusi berjalan lancar, serta tindak tegas pelaku penimbunan,” katanya.

Pemerintah juga akan memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kesehatan pengemudi, serta fasilitas pendukung seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan.

Kapolri mengimbau para pemudik agar memastikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum bepergian. Masyarakat juga diminta memanfaatkan layanan kepolisian, hotline 110, serta pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik.

Berikan edukasi kepada pengemudi untuk istirahat guna menghindari micro sleep. Lakukan pengecekan kesehatan pengemudi serta kesiapan kendaraan,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Tri Adhianto mengapresiasi seluruh personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat 2025.

“Di saat masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga, rekan-rekan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan. Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan pengabdian ini sebagai ladang ibadah,” tutupnya.

Ditempat yang sama usai Apel pasukan, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani S.I.K M.P.M mengatakan Polres Metro Bekasi Kota menyiapkan sebanyak 914 personil gabungan dalam operasi kepolisian Ketupat Jaya 2025 wilayah Kota Bekasi.

Polres Metro Bekasi Kota menyiapkan sebanyak 553 personil sementara TNI dan Dinas perhubungan sekitar 284 Personil selain itu ada 80 personil dari unsur masyarakat yang juga dilibatkan,” kata Kapolres Kombes Pol Dani Hamdani.

Red/Mst.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *